SWARAMEDIA.COM. Uskup Keuskupan Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC menyerukan ajakan penuh makna kepada seluruh umat Katolik dan masyarakat Sulawesi Utara untuk mendoakan, mendukung, dan menyukseskan “Tomohon Christ The King Festival 2025”. Ajakan tersebut disampaikan Uskup Rolly lewat unggahan video di media sosial yang kini beredar luas di tengah umat.

Dalam pesannya, Uskup Rolly menegaskan bahwa Perayaan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam tahun 2025 memiliki arti istimewa yang melampaui sekadar rutinitas liturgi tahunan. Tahun ini, katanya, adalah tahun rahmat Tuhan yang sarat makna bagi Gereja universal dan bagi umat di tanah Minahasa.
“Tahun 2025 adalah tahun yubileum, tahun rahmat Tuhan,” ungkap Uskup Rolly dalam video tersebut.
“Tahun ini juga menandai 100 tahun sejak Paus Pius XI menetapkan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam pada tahun 1925, sebuah tonggak iman yang dirayakan oleh seluruh Gereja Katolik di dunia.”
Namun, bagi umat di Kevikepan Tomohon, tahun ini menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan 150 tahun pembaptisan pertama di Tomohon, yang dilaksanakan pada 25 Desember 1875 di Kelurahan Paslaten. Momen bersejarah itu menjadi awal tumbuhnya iman Katolik di Minahasa dan melahirkan tradisi religius yang kini mengakar kuat di tengah masyarakat.
Oleh sebab itu, “Tomohon Christ The King Festival 2025” akan menjadi wujud syukur dan refleksi iman atas tiga peristiwa besar Gereja, tahun yubileum rahmat Tuhan, seabad Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam, dan sesquicentennial pembaptisan pertama di Tomohon.
“Mari kita doakan dan sukseskan festival ini,” lanjut Uskup Rolly.
“Semoga lewat perayaan ini, cinta umat Allah kepada Kristus Raja Semesta Alam semakin diperdalam, dan seluruh umat semakin berkomitmen untuk memelihara serta mengembangkan warisan iman dan budaya religius yang telah Tuhan anugerahkan sejak 150 tahun yang lalu.”
Dalam pesannya, Uskup juga menyerukan agar umat, masyarakat, dan pemerintah Kota Tomohon senantiasa hidup rukun dan damai dalam tuntunan Kristus, Sang Raja Damai. Ia mengingatkan bahwa semangat persaudaraan dan kebersamaan merupakan cerminan nyata dari iman yang hidup.
“Mari kita menunjang Kota Tomohon sebagai kota religius melalui Tomohon Christ The King Festival 2025,” ujar Uskup Rolly.
“Semoga kota ini semakin diberkati menjadi kota Allah yang bersatu padu, jaya, dan sejahtera lahir dan batin.”
Festival ini diharapkan bukan hanya menjadi pesta rohani, tetapi juga perayaan sejarah iman dan budaya religius Tomohon yang telah tumbuh sejak abad ke-19. Sejumlah kegiatan dan pertunjukan akan mewarnai perayaan tersebut, mempertemukan sukacita iman dan kearifan lokal dalam satu harmoni kasih.
Tomohon yang dikenal sebagai Kota religius, akan kembali memancarkan terang iman dari kaki Gunung Lokon. Dalam kesejukan alamnya, umat akan bersatu dalam doa dan pujian, menegaskan bahwa Kristus adalah Raja atas semesta alam, atas sejarah, dan atas setiap hati yang percaya.
Dan melalui unggahan video sederhana di media sosial, suara lembut sang gembala kini bergema luas,
mengajak umat untuk tidak sekadar merayakan, tetapi menghidupi kembali semangat iman dan cinta akan Kristus sebagai Raja, dan semoga Kota Tomohon senantiasa tumbuh menjadi kota yang diberkati, bersatu, dan damai dalam kasih Tuhan. (jem)