Kota Tomohon 20 Besar Realisasi Pendapatan Daerah Tertinggi se-Indonesia

TOMOHON-SM. Dibawah kepemimpinan Wali Kota Tomohon, Caroll J.A Senduk SH dan Wakil Wali Kota Sendy G.A Rumajar S.E MI.Kom, Kota Tomohon terus mengalami peningkatan.

Pasalnya, dalam Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi APBD Tahun 2025 yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian, menempatkan Kota Tomohon dan Provinsi Sulawesi Utara pada 20 besar nasional realisasi pendapatan baik antar provinsi se-Indonesia maupun antar kabupaten dan kota se-Indonesia.

Dalam pemaparan Mendagri, capaian realisasi pendapatan provinsi Sulawesi Utara mencapai 24,13% dan realisasi kota Tomohon mencapai 28,82% dari proyeksi pendapatan dalam APBD kota Tomohon tahun anggaran 2025.

Dari sisi belanja, provinsi Sulawesi Utara juga masuk dalam 20 besar realisasi belanja tertinggi secara nasional dengan capaian 16,88% dari target belanja, sementara kota Tomohon dari data yang diperoleh melalui BPKPD kota Tomohon, sudah mencapai 17,93% (Data realisasi sampai dengan 2 Mei 2025).

Dengan capaian tersebut, belum bisa menempatkan kota Tomohon dalam 20 besar nasional capaian realisasi belanja tertinggi.

Meskipun demikian, jika dibandingkan dengan data yang disampaikan Mendagri, masih banyak daerah yang merealisasikan belanja daerahnya dibawah 15%.

Berdasarkan evaluasi tersebut, Mendagri mendorong seluruh pemerintah daerah agar melakukan upaya-upaya untuk terus mendorong peningkatan pendapatan daerah, baik dari sektor pendapatan asli daerah maupun meningkatkan kontribusi pendapatan daerah dari BUMD, BLUD dan pendapatan lainnya yang sah menurut undang-undang.

Pemerintah daerah juga diharapkan untuk melakukan percepatan dalam realisasi belanja daerah, agar kontribusi belanja daerah dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional.(sob)