Kota Tomohon Raih Penghargaan Tertinggi dalam Penanganan Stunting se-Sulut

MANADO-SM. Kota Tomohon kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Dalam Rembuk Stunting Provinsi Sulawesi Utara 2025 yang digelar di Hotel Aryaduta Manado, Rabu (16/7), Tomohon berhasil meraih penghargaan sebagai Daerah Terbaik I dalam upaya penurunan angka stunting di tingkat provinsi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Victor Mailangkay, SH., MH., kepada Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, SH., yang hadir secara langsung dalam acara tersebut.

Berdasarkan data terbaru tahun 2024, prevalensi stunting di Tomohon turun signifikan hingga mencapai 10,8%, menjadikannya daerah dengan penanganan stunting paling efektif di Sulut.

Wali Kota Caroll Senduk mengungkapkan rasa syukur atas capaian ini, sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja bersama mewujudkan kemajuan tersebut.

“Ini bukan hanya keberhasilan pemerintah, tapi hasil nyata dari sinergi seluruh elemen masyarakat mulai dari tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga para orang tua yang aktif mendukung program-program pencegahan stunting. Terima kasih untuk kolaborasi dan dedikasi semua pihak,” ujarnya.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi Kota Tomohon untuk terus menguatkan program kesehatan masyarakat, khususnya dalam menekan angka stunting sebagai bagian dari investasi jangka panjang bagi generasi masa depan yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

Acara Rembuk Stunting ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting di lingkup Provinsi Sulawesi Utara, di antaranya unsur Forkopimda, Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Jeani Youla Winokan, MAP, para kepala daerah, Ketua TP-PKK kabupaten/kota, Koordinator Staf Khusus Gubernur Drs. Ferdinand Mewengkang, MM, serta Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan KB Sulut Christodharma Sondakh bersama perwakilan OPD lainnya. (sob)