Apel Penyerahan SK P3K di Sulut, Kepala BKN RI Serahkan Penghargaan kepada Gubernur Yulius Selvanus atas Komitmen Percepatan Reformasi ASN

MANADO-SM. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali menorehkan langkah penting dalam pembangunan sumber daya aparatur sipil negara (ASN) melalui penyelenggaraan apel penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E, Jumat, (18/7.) Apel ini dihadiri jajaran pejabat tinggi Pemprov Sulut serta tamu istimewa dari pusat, yakni Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan pentingnya peran ASN P3K dalam menopang roda pemerintahan dan pelayanan publik. Ia menekankan bahwa ASN bukan hanya pelaksana kebijakan, tetapi juga agen perubahan yang bertugas mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani rakyat.

Sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan yang progresif dan atensi tinggi terhadap percepatan penetapan status P3K, Kepala BKN RI memberikan penghargaan langsung kepada Gubernur Sulut. Menurut Prof. Zudan, komitmen Sulawesi Utara dalam mengakselerasi proses rekrutmen dan penetapan P3K menjadi contoh baik bagi pemerintah daerah lainnya di Indonesia.

“Pemerintah Provinsi Sulut telah menunjukkan bahwa dengan niat baik dan sinergi kelembagaan, reformasi birokrasi bisa berjalan cepat, tepat, dan akuntabel,” ujar Prof. Zudan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan devile dari para ASN dan perwakilan P3K, menampilkan semangat dan kebanggaan sebagai abdi negara yang baru menerima SK. Suasana penuh khidmat dan semangat nasionalisme terasa selama berlangsungnya rangkaian kegiatan.

Menanggapi momentum penting ini, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Utara, Jemmy Ringkuangan, A.P., M.Si., menyampaikan apresiasinya sekaligus menekankan nilai-nilai loyalitas dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

“Kegiatan ini tidak hanya penting secara administratif, tetapi juga memiliki makna ideologis. Ini adalah bentuk nyata dari kehadiran negara dalam menjamin kepastian status ASN, serta penghargaan terhadap kompetensi dan pengabdian mereka. Bagi kami di Dinas Pemuda dan Olahraga, ini menjadi penguat semangat untuk terus menanamkan nilai-nilai loyalitas: loyal kepada konstitusi, kepada masyarakat, dan kepada amanah jabatan. ASN harus menjadi motor penggerak pembangunan yang bekerja dengan hati dan integritas,” ungkap Ringkuangan.

Ia juga menambahkan bahwa dengan semakin banyaknya P3K yang ditempatkan di berbagai instansi, termasuk sektor kepemudaan dan olahraga, diharapkan dapat mempercepat realisasi program-program strategis di daerah.

“Loyalitas ASN hari ini tidak cukup hanya dengan hadir di kantor, tetapi hadir dengan inovasi, tanggung jawab, dan komitmen melayani. Kita tidak boleh mundur selangkah pun dalam mendorong perubahan positif di birokrasi,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi penanda bahwa Sulawesi Utara terus bergerak maju dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, dinamis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dukungan dari pemerintah pusat melalui BKN RI menunjukkan bahwa daerah yang memiliki kepemimpinan visioner akan mendapat tempat khusus dalam peta reformasi nasional. (sob)