Minut-SM. Di tengah hiruk pikuk perayaan Pengucapan Syukur Kabupaten Minahasa yang berlangsung meriah pada Minggu (20/7), Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menunjukkan ketegasan dan kepemimpinan tanggap darurat. Tanpa menunda, Gubernur Yulius segera meninggalkan rangkaian acara resmi untuk meninjau langsung lokasi terbakarnya kapal Barcelona 5 yang terjadi di perairan sekitar Pelabuhan Manado.
Kapal penumpang yang diketahui tengah dalam perjalanan reguler itu mengalami kebakaran hebat yang mengakibatkan kepanikan di antara para penumpang dan awak kapal. Merespons laporan cepat dari Basarnas dan BPBD, Gubernur Yulius memerintahkan aktivasi tim tanggap darurat terpadu dan segera menuju lokasi insiden.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Tidak ada waktu untuk menunggu—koordinasi lintas instansi harus berjalan cepat dan efektif,” tegas Gubernur saat tiba di pusat komando darurat yang didirikan sementara di dermaga Pelabuhan Manado.
Gubernur Yulius tampak memimpin langsung proses evakuasi, memberi arahan kepada tim SAR gabungan, dan memastikan seluruh korban—baik yang selamat maupun yang mengalami luka-luka—mendapat penanganan medis segera.
Berkat respons cepat dan koordinasi yang solid, puluhan penumpang berhasil diselamatkan dalam waktu relatif singkat. Sementara itu, penyelidikan atas penyebab kebakaran masih dilakukan oleh pihak berwenang, termasuk KNKT dan Kepolisian Daerah Sulut.
Aksi cepat Gubernur Yulius mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk warga yang menyaksikan langsung kehadiran orang nomor satu di Sulawesi Utara di tengah situasi genting.
“Pak Gubernur bukan hanya hadir, tapi turun langsung ke lapangan. Ini pemimpin yang benar-benar peduli,” ujar seorang warga yang ikut menyaksikan evakuasi di pelabuhan.
Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dalam transportasi laut di wilayah kepulauan seperti Sulawesi Utara, dan di saat yang sama memperlihatkan kepemimpinan sigap seorang gubernur yang tak ragu turun langsung saat krisis terjadi. (sob)