TOMOHON-SM. Sebanyak 36 kendaraan hias atau float memeriahkan pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026, Sabtu (8/8/2026). Puluhan kendaraan hias tersebut menjadi bagian utama dari Tournament of Flowers (ToF), yang kembali menghadirkan kemeriahan parade bunga di pusat Kota Tomohon.
Beragam desain kendaraan hias dengan dominasi bunga dan ornamen kreatif menghiasi jalannya parade. Kehadiran 36 float menjadikan suasana Kota Tomohon semakin semarak, sekaligus memperlihatkan kreativitas para peserta dalam mengemas potensi florikultura menjadi karya seni yang dapat dinikmati masyarakat dan wisatawan.

Tahun ini, TIFF mengusung tema “Collaboration of Spirit”, yang mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas, diaspora dan mitra internasional.
Parade 36 float tersebut juga mempertegas posisi TIFF sebagai salah satu agenda pariwisata unggulan Kota Tomohon. Festival ini telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, program kalender event pariwisata nasional, dan menjadi bagian dari Top 125 KEN 2026.
Bunga dan Kreativitas Jadi Daya Tarik Utama
Kehadiran kendaraan hias dalam TIFF bukan sekadar parade. Bunga-bunga yang digunakan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi florikultura Tomohon sekaligus memberikan ruang bagi kreativitas para desainer dan dekorator.

Pemerintah Kota Tomohon sebelumnya menegaskan bahwa TIFF tidak hanya diarahkan sebagai festival bunga, tetapi juga sebagai sarana promosi budaya, pariwisata dan penggerak ekonomi masyarakat.
Kementerian Ekonomi Kreatif juga mendorong agar TIFF terus dikembangkan sebagai platform ekonomi kreatif berbasis florikultura dan kekayaan intelektual daerah.
Pemerintah Kota Tomohon menyampaikan bahwa bunga yang digunakan dalam festival bersumber dari petani Tomohon, sementara desain dan dekorasi float melibatkan desainer serta dekorator lokal.
Hal ini membuat parade kendaraan hias memiliki nilai lebih dari sekadar tontonan. Di balik setiap rangkaian bunga yang menghiasi float, terdapat keterlibatan petani, pelaku ekonomi kreatif, dekorator dan berbagai pihak yang ikut menggerakkan roda ekonomi daerah.
Kendaraan-kendaraan tersebut dihiasi berbagai produk florikultura, termasuk bunga yang diproduksi petani lokal.
Tomohon Berpesta, Bunga Menjadi Identitas
Dengan 36 float yang melintas, jalan-jalan utama Kota Tomohon berubah menjadi panggung terbuka yang menyatukan bunga, seni, budaya dan kreativitas. Masyarakat tidak hanya menyaksikan parade kendaraan hias, tetapi juga menikmati sebuah pertunjukan yang membawa identitas Tomohon sebagai Kota Bunga.
Di tengah kemeriahan TIFF 2026, puluhan float menjadi simbol bagaimana potensi florikultura dapat dikembangkan menjadi atraksi pariwisata sekaligus produk ekonomi kreatif.
TIFF pun kembali menunjukkan bahwa kekuatan sebuah festival bukan hanya terletak pada kemegahan acaranya, tetapi pada kemampuannya mempertemukan masyarakat, budaya, kreativitas dan peluang ekonomi dalam satu momentum. (sob)