BERBULAN-BULAN DRAINASE DAN JALAN GINIRINGAN DIKELUHKAN, WARGA SOROTI LAMBANNYA RESPONS DINAS PU TOMOHON

TOMOHON-SM. Keluhan masyarakat terkait persoalan drainase dan dugaan aliran limbah di Jalan Giniringan, Kelurahan Talete Satu, Lingkungan Dua, Kota Tomohon, hingga kini belum mendapat penanganan serius dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tomohon.

Padahal, persoalan tersebut sebelumnya telah disampaikan kepada pemerintah kelurahan. Lurah Talete Satu, Jemmy Pangemanan, menyebutkan bahwa masalah tersebut sudah diadukan kepada Dinas PU Kota Tomohon.
Namun, hingga saat ini masyarakat mengaku belum melihat adanya tindakan nyata untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Kondisi ini pun kembali mendapat sorotan warga yang berharap pemerintah tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga segera mengambil langkah penanganan.

Salah satu warga Kelurahan Talete Satu Lingkungan Dua, melalui akun Facebook bernama Stevy Posumah, menyampaikan keluhannya dalam sebuah grup Facebook.
Dalam cuitannya, Stevy menuliskan
“Jalan Giniringan Lingkungan 2 Kelurahan Talete Satu bukan lagi jalan umum, tapi beralih fungsi menjadi saluran pembuangan limbah. Dan sudah berbulan-bulan tidak ada perhatian dari Pemerintah Kota Tomohon. Yang datang cuma foto-foto dan dibiarkan, tanpa tindakan yang serius.”

Unggahan tersebut menggambarkan kekecewaan masyarakat terhadap kondisi yang dinilai sudah berlangsung cukup lama, sementara penanganan konkret yang diharapkan belum juga terlihat.

Sebelumnya, persoalan serupa juga dikeluhkan warga di kawasan Talete Satu Lingkungan Dua, tepatnya di lorong antara KFC dan bangunan Triple M. Saluran drainase di lokasi tersebut dilaporkan mengeluarkan aroma tidak sedap. Warga bahkan menduga adanya aliran limbah yang masuk ke saluran drainase, meskipun penyebab pastinya masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan instansi terkait.

Masyarakat berharap Dinas PU Kota Tomohon tidak mengabaikan keluhan tersebut. Pemeriksaan lapangan perlu ditindaklanjuti dengan langkah teknis yang jelas, termasuk memastikan penyebab persoalan dan menentukan solusi penanganannya.

Warga juga menginginkan agar pemerintah tidak sekadar hadir untuk melakukan dokumentasi di lokasi, tetapi benar-benar menunjukkan tindakan nyata demi kenyamanan dan kepentingan masyarakat.

Hingga berita ini turunkan, belum diperoleh penjelasan dari Dinas PU Kota Tomohon mengenai tindak lanjut atas pengaduan yang disebut telah disampaikan oleh pihak kelurahan tersebut. (sob)