Camat Tomohon Tengah Respons Cepat Keluhan Drainase Tersumbat, Warga Apresiasi Langkah Pemerintah


TOMOHON-SM. Persoalan drainase tersumbat yang dikeluhkan masyarakat mendapat respons cepat dari Pemerintah Kecamatan Tomohon Tengah. Camat Tomohon Tengah, Jones Mait S.H , setelah menerima informasi terkait kondisi tersebut, langsung meneruskan laporan kepada pimpinan.

Respons cepat pun diberikan dengan menginstruksikan agar segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk melakukan penyemprotan serta penggalian pada bagian drainase yang mengalami penyumbatan.

Jones Mait mengatakan, persoalan tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena sudah mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Persoalan ini sudah mengganggu masyarakat. Selain menghambat aktivitas warga, kondisi tersebut juga berpotensi membahayakan pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor. Apalagi jika terjadi hujan, genangan air dapat semakin memperburuk kondisi dan meningkatkan risiko kecelakaan,” ujar Mait.

Camat menjelaskan, setelah menerima informasi tersebut, pihak kecamatan langsung mengambil langkah dengan melaporkannya kepada pimpinan. Selanjutnya, dilakukan koordinasi untuk mempercepat penanganan di lapangan melalui penyemprotan dan penggalian drainase yang tersumbat.

Mait juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi CSR sebagai sarana menyampaikan berbagai keluhan dan pengaduan kepada pemerintah.
“Kami mengimbau masyarakat agar jangan ragu menyampaikan keluhan melalui aplikasi CSR. Dengan adanya laporan dari masyarakat, pemerintah bisa lebih cepat mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan dan meneruskannya kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.

Selain itu, memasuki musim penghujan, Mait mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi saluran drainase di lingkungan masing-masing. Ia meminta warga secara rutin melakukan pemeriksaan dan membersihkan saluran air dari sampah, tanah, dedaunan maupun material lain yang berpotensi menyebabkan penyumbatan.
“Jangan menunggu sampai terjadi genangan atau banjir baru melakukan pembersihan. Kami berharap masyarakat memiliki kepedulian bersama untuk menjaga kebersihan drainase. Sebab, upaya mencegah penyumbatan saluran air merupakan tanggung jawab kita bersama,” imbaunya.

Sementara itu, salah satu warga, Albert Timbuleng, menyampaikan apresiasi kepada Camat Tomohon Tengah, Jones Mait, serta Lurah Kelurahan Talete Satu yang dinilainya cepat merespons keluhan masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas respons cepat pemerintah kecamatan. Bagi kami masyarakat, yang terpenting ketika ada persoalan yang disampaikan, pemerintah tidak tinggal diam, tetapi segera merespons dan mengambil tindakan nyata di lapangan,” ungkap Timbuleng.

Ia berharap respons positif tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Harapan kami, respons seperti ini terus dipertahankan. Pemerintah diharapkan selalu peka terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan ketika masyarakat menghadapi persoalan di lingkungan mereka,” tutupnya. (sob)