SWARAMEDIA.COM – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja ke Desa Tateli dan Desa Rumengkor, Kabupaten Minahasa, Selasa (7/4/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara. Kehadiran Wakil Presiden juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kehadiran negara dalam situasi darurat.
Dalam agenda tersebut, Wapres bersama Gubernur mengunjungi kediaman almarhumah Deitje Lahia (69), warga Desa Tateli yang menjadi korban jiwa akibat runtuhnya bangunan di kawasan Gedung KONI Manado saat gempa terjadi. Rombongan juga meninjau kondisi gereja Katolik yang terdampak gempa di Desa Rumengkor.
Gubernur Yulius menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah pusat dalam memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak.
“Kehadiran Bapak Wakil Presiden memberikan kekuatan moril yang besar bagi keluarga korban dan seluruh warga Sulut yang terdampak,” ujar Gubernur di sela kunjungan.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Presiden bersama Gubernur juga menyerahkan santunan kepada keluarga korban sebagai bentuk dukungan langsung dari pemerintah. Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap kondisi infrastruktur yang terdampak guna mempercepat proses pemulihan.

Gubernur Yulius turut melaporkan perkembangan kerusakan di sejumlah titik kepada Wakil Presiden sebagai bagian dari koordinasi lanjutan antara pemerintah daerah dan pusat.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memastikan seluruh jajaran terkait, mulai dari BPBD hingga Dinas Sosial, bekerja secara terintegrasi dalam penanganan pasca-bencana. Fokus utama diarahkan pada keselamatan warga serta percepatan pemulihan fasilitas publik dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat.
Gubernur menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau proses mitigasi dan rehabilitasi pasca-gempa agar kondisi daerah dapat segera kembali normal. (jem)