Gubernur Akmil Akan Berikan Kuliah Umum di Unsrat, Bahas Pembinaan Generasi Muda di Tengah Dinamika Geopolitik Global


MANADO-SM. Gubernur Akademi Militer (Akmil), Mayjen TNI Rano Tilaar, dijadwalkan memberikan kuliah dan pemaparan umum kepada ribuan mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) serta sejumlah organisasi kemasyarakatan yang mendapat undangan khusus. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikusumo pada Kamis, 11 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Unsrat di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Oktovian Berty Alexander Sompie dengan Majelis Keluarga Besar Permesta yang dipimpin Ketua Umum Philip P. Pantouw dan Wakil Ketua Recky Langie. Kegiatan ini juga bermitra dengan Komando Permesta Indonesia di bawah Ketua Presidium Franky Harahap dan Panglima Troy Kairupan, serta melibatkan sejumlah elemen organisasi kemasyarakatan lainnya.

Ketua Umum MKBP, Philip Pantouw, mengatakan bahwa dalam kuliah umum tersebut Mayjen TNI Rano Tilaar akan membawakan materi bertajuk “Dinamika Pembinaan Generasi Muda Indonesia di Tengah Pesatnya Perkembangan Geopolitik Dunia.”
Menurut Philip, tema tersebut sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, terutama dalam menghadapi perubahan geopolitik global yang berlangsung cepat dan berdampak pada berbagai sektor kehidupan, mulai dari pendidikan, ekonomi, teknologi hingga ketahanan nasional.

“Tema ini memberikan perspektif penting bagi generasi muda untuk memahami perubahan dunia sekaligus mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan masa depan,” ujar Philip Pantouw, didampingi Sekretaris MKBP, Dr. Elisa Regar, serta jajaran pengurus lainnya, termasuk Dolfi Kotambunan.

Di tempat terpisah, Ketua Presidium Komando Permesta Indonesia, Franky Harahap, bersama Panglima Troy Kairupan, menyampaikan apresiasinya kepada Unsrat dan MKBP yang telah melibatkan Komando Permesta Indonesia sebagai mitra dalam kegiatan tersebut.
Franky berharap kuliah umum ini dapat memperluas wawasan mahasiswa dan generasi muda yang aktif dalam organisasi kemasyarakatan, khususnya terkait pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Melalui pemaparan yang disampaikan langsung oleh Mayjen TNI Rano Tilaar, salah satu putra terbaik Sulawesi Utara, para pemimpin organisasi kemasyarakatan dan generasi muda diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai peran mereka dalam memperkuat karakter kebangsaan serta menghadapi dinamika global yang semakin kompleks,” kata Franky.

Sementara itu, Troy Kairupan menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam melestarikan nilai-nilai perjuangan Permesta.
“Regenerasi harus terus dilakukan mengingat banyak pelaku sejarah Permesta yang kini telah lanjut usia bahkan telah berpulang. Semangat perjuangan Permesta perlu diwariskan kepada generasi penerus, baik melalui hubungan keluarga maupun melalui pemahaman terhadap nilai-nilai perjuangan yang diwariskan,” ujarnya.

Rektor Unsrat, Prof. Oktovian Berty Alexander Sompie, menjelaskan bahwa kehadiran Mayjen TNI Rano Tilaar merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi yang diajukan Unsrat kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), dengan tembusan kepada Gubernur Akmil, untuk memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Unsrat.

Menurut Berty Sompie, kegiatan tersebut akan berlangsung mulai pukul 13.00 WITA hingga selesai di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikusumo Unsrat.
Didampingi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. Victor Lengkong, serta Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Prof. Golda Juliet Tulung, Berty menilai kehadiran Mayjen TNI Rano Tilaar sebagai salah satu putra terbaik Sulawesi Utara akan menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa dari berbagai fakultas.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik, organisasi kemasyarakatan, dan institusi pertahanan dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global,” ujar Berty.

Kuliah umum ini diperkirakan akan dihadiri ribuan mahasiswa Unsrat serta berbagai elemen masyarakat, menjadikannya salah satu forum strategis untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan peran generasi muda dalam menghadapi tantangan global di masa mendatang. (jem)