Latihan Perdana Mahzani 1.000 Pelajar Digelar, Jeand’arc: Target Tembus Panggung Dunia

TOMOHON-SM. Ketua Tim Kesenian Kota Tomohon, Jeand’arc Senduk-Karundeng, membuka latihan bersama perdana Pentas Mahzani 1.000 Pelajar yang digelar di SMP Negeri 1 Tomohon, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan siswa dari SMP Negeri 1 Tomohon dan SMP Katolik Gonzaga Tomohon. Sejak awal latihan, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap arahan yang diberikan.

Dalam sambutannya, Jeand’arc menegaskan bahwa Tarian Mahzani bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi merupakan identitas budaya yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Ia berharap pentas Mahzani tidak hanya dikenal di tingkat lokal maupun nasional, tetapi juga mampu menembus panggung internasional.

“Kita ingin Mahzani dikenal dunia. Dari Tomohon untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk dunia,” ujarnya, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon Juliana Dolvin Karwur.

Suasana latihan berlangsung penuh semangat. Para siswa mengikuti setiap gerakan dengan serius, dipandu oleh para pelatih dan maestro Mahzani, sehingga kekompakan mulai terbentuk sejak awal.

Ketua Panitia Pelaksana Armando Loho menilai kegiatan tersebut bukan sekadar latihan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran budaya di kalangan generasi muda.

“Saya melihat ini sebagai investasi jangka panjang untuk identitas dan kebanggaan Tomohon,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak SMP Negeri 1 Tomohon yang telah mendukung pelaksanaan latihan perdana tersebut.

Pentas Mahzani 1.000 Pelajar diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pelestarian budaya lokal sekaligus memperkenalkan Mahzani sebagai salah satu warisan budaya yang dapat dikenal lebih luas. (sob)