TOMOHON-SM. Pemerintah Kota Tomohon secara resmi mengukuhkan Tim Kesenian Kota Tomohon sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan budaya lokal. Pengukuhan berlangsung di Aula Lantai II Gedung BPKPD Kota Tomohon, Jumat (19/12/2025).
Pembentukan dan pengukuhan tim ini merupakan langkah strategis untuk mendorong pengembangan seni budaya daerah secara terarah, sekaligus mempertegas jati diri Kota Tomohon sebagai daerah yang kaya akan nilai-nilai tradisi dan ekspresi budaya.
Ketua Umum Tim Kesenian Kota Tomohon, drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, menyampaikan bahwa tim kesenian diharapkan menjadi ruang bersama bagi para pelaku seni untuk berkarya, berinovasi, dan mengembangkan potensi seni yang berpijak pada kearifan lokal.

Ia menegaskan, keberadaan tim ini mengemban tanggung jawab moral untuk bekerja secara profesional, menjaga soliditas internal, serta menjadikan seni sebagai sarana pengabdian kepada daerah dan masyarakat.
Ke depan, Tim Kesenian Kota Tomohon menaruh perhatian khusus pada revitalisasi musik bambu dan penguatan tari tradisional. Program tersebut direncanakan mulai digarap secara serius pada tahun 2026 sebagai bagian dari pelestarian budaya sekaligus pembinaan generasi muda.
Sementara itu, Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, S.H., dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Tomohon Masna J.M. Pioj, S.Sos., menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor seni dan budaya sebagai pilar penting pembangunan dan penguatan identitas daerah.
Dengan dikukuhkannya Tim Kesenian Kota Tomohon, pemerintah berharap lahir berbagai program dan karya seni yang berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus mampu mempromosikan Kota Tomohon melalui kekayaan seni dan budaya yang dimilikinya. (sob)