Petrus Kilis Dorong Peran Kaum Bapak Sebagai Teladan Iman di Tengah Keluarga

TOMOHON-SM. Dalam semangat membangun keluarga Katolik yang tangguh dan berakar pada Kristus, Ketua Kaum Bapak Katolik (KBK) Stasi Kebangkitan Kristus Kinilow, Petrus Kilis, mengajak seluruh anggota kaum bapak untuk menjadi teladan iman di tengah keluarga dan lingkungan sekitar.

Ajakan ini disampaikan saat bincang santai dengan beberapa anggota KBK, Jumat (11/7). Dalam kesempatan tersebut, Petrus menekankan bahwa tugas kaum bapak bukan hanya mencari nafkah, tetapi juga membangun kehidupan rohani dalam rumah tangga.

“Keluarga Katolik yang kuat dimulai dari teladan bapak yang setia dalam doa, hadir dalam misa, dan mampu membimbing istri serta anak-anak dalam nilai-nilai Kristiani. Jangan biarkan hanya ibu yang mengajarkan doa – bapak juga harus tampil di depan,” tegas Petrus.

Petrus juga mengajak para bapak untuk lebih aktif dalam kegiatan liturgi, seperti menjadi lektor, pemazmur, dan petugas kolekte. Menurutnya, keterlibatan di gereja adalah cermin dari iman yang hidup.

“Iman itu bukan hanya untuk hari Minggu, tetapi untuk setiap hari. Anak-anak akan belajar lebih banyak dari apa yang kita lakukan daripada apa yang kita katakan,” ujarnya.

Ajakan ini mendapat sambutan hangat dari anggota KBK. Maykel Seke, salah satu anggota aktif, menyatakan bahwa pesan tersebut menyentuh dan menyadarkan para bapak akan tanggung jawab yang sering diabaikan.

“Saya pribadi merasa ditegur. Kadang kita terlalu sibuk kerja sampai lupa bahwa anak-anak butuh contoh rohani dari bapaknya sendiri. Arahan dari Ketua Petrus ini sangat membangkitkan kesadaran kami,” ungkap Maykel.

Sementara itu, Jemly Lisa menilai bahwa ajakan tersebut menjadi momen yang tepat untuk membangkitkan semangat kaum bapak agar tidak hanya menjadi penonton dalam kegiatan gereja, tetapi menjadi pelaku utama.

“Kami di Kinilow punya potensi besar. Kalau kaum bapak bangkit, gereja kita juga akan semakin hidup. Saya mendukung penuh arahan Ketua KBK ini, karena memang waktunya kita jadi pemimpin yang sungguh-sungguh,” kata Jemly.

Dengan semangat ini, diharapkan kaum bapak di Stasi Kebangkitan Kristus Kinilow tidak hanya menjadi pemimpin di rumah, tetapi juga menjadi pelayan yang rendah hati dan kuat dalam iman, demi kemuliaan Tuhan dan masa depan Gereja. (JeM)