PMCI Tomohon Galang Donasi Lewat Live Streaming Music

Tomohon swaramedia.com – Dampak dari pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat banyak para musisi kehilangan pekerjaan, khususnya para musisi cafe yang ada di Kota Tomohon. Hal itu disebabkan karena, cafe-cafe tempat mereka bekerja ditutup.

Untuk membantu musisi yang kehilangan pekerjaan yang diakibatkan oleh pemberlakuan PPKM ini, puluhan musisi yang tergabung dalam Persatuan Musisi Cafe Indonesia (PMCI) Tomohon, menggelar konser musik live streaming.

Dalam live streaming bertajuk “Virtual Music dengan protokol kesehatan” yang digelar dilokasi wisata Tu’ur ma’asering, Kamis 9/8/2021 pukul 16.00 – 20.00 wita tersebut, bertujuan menggalang donasi untuk membantu para musisi cafe dalam menghadapi PPKM, dengan menampilkan 8 grup band Kota Tomohon yang tampil secara bergantian dengan membawakan beragam genre musik.

Irving Rumajar selaku sekretaris PMCI Tomohon menjelaskan bahwa, kegiatan ini merukapan acara jaming bareng bersama musisi Tomohon secara virtual.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu teman-teman musisi Tomohon yang saat ini tidak ada lagi jadwal manggung karena adanya PPKM.
Dana yang terkumpul lewat sumbangan-sumbangan dalam acara ini, akan digunakan untuk membeli sembako dan dibagikan kepada seluruh musisi yang tampil dalam kegiatan ini” jelas Belo sapaan akrab Irving Rumajar.

Belo juga menambahkan, rencananya kegiatan ini akan di agendakan rutin selama masa PPKM masih diberlakukan mengingat, pandemi Covid-19 ini masih belum berakhir.

Dia juga mengajak seluruh musisi di Tomohon yang terdampak pandemi Covid-19 ini baik yang tergabung dalam PMCI maupun yang tidak, untuk bersama-sama tampil dalam kegiatan live streaming berikutnya. Dengan demikian, teman-teman musisi tetap bisa berkarya secara digital dan bisa mencari nafkah secara online.

Hal yang sama diungkapkan Jeffri Polii (Jepol) owner Tu’ur Ma’asering dalam wawancara dengan swaramedia. Dia menjelaskan bahwa, kegiataan live streaming music ini diselenggarakan atas permintaan para musisi cafe yang ada di Kota Tomohon.
“Saya hanya membantu memfasilitasi tempat, sound system dan menyediakan konsumsi untuk para musisi” terangnya.

Menurutnya, saat ini para musisi yang biasanya tampil di cafe-cafe dan diundang untuk mengisi acara-acara, sudah tidak lagi mendapat job, akibatnya mereka kehilangan mata pencaharian dan harus bertahan hidup dengan apa yang mereka punya.

Mantan Direktur PDAM Kota Tomohon ini juga berharap agar Pemkot Tomohon dapat membantu untuk memberikan solusi atas nasib mereka, agar mereka bisa tetap bekerja dan berpenghasilan untuk menghidupi ekonomi keluarga. (sob)


Comments

Leave a Reply