Rolling di Depan Mata, Wali Kota Tomohon Tegaskan, Evaluasi Jalan Terus

“Evaluasi itu pasti. Kita tidak bisa biarkan roda birokrasi berjalan setengah hati,” tegas Wali Kota Tomohon, Caroll Joram Azarias Senduk, saat berbincang dengan sejumlah awak media usai menghadiri agenda pemerintahan, Rabu (10/9).

Isyarat yang disampaikan orang nomor satu di Kota Bunga ini menguatkan kabar yang beredar, bahwa perombakan pejabat segera dilakukan. Caroll tak menampik, ada catatan yang dikumpulkan sejak awal kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Sendy Rumajar.

“Setiap pejabat kami nilai. Bukan hanya dari kehadiran di acara, tetapi juga dari bagaimana mereka mengeksekusi program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Ada yang berprestasi, tentu akan diapresiasi. Ada yang stagnan, ya harus dievaluasi,” ungkapnya.

Wali Kota menekankan, rolling bukan sekadar rutinitas lima tahunan, melainkan kebutuhan untuk menjaga energi pemerintahan tetap segar. “Masyarakat butuh pejabat yang benar-benar bekerja, bukan yang sekadar hadir,” ujarnya lagi.

Rumor mutasi yang sempat beredar di kalangan ASN dan masyarakat, menurut Caroll, justru menunjukkan tingginya ekspektasi publik. “Artinya warga ikut mengawasi. Itu bagus, karena pemerintah memang harus terbuka terhadap kritik maupun harapan masyarakat,” tambahnya.

Dari sisi teknis, tahapan job fit pejabat eselon II disebutnya sedang berjalan. “Kita ikuti prosedur. Ada pansel, ada mekanisme. Semua transparan. Kalau sudah tuntas, baru kita lanjut ke tahap berikutnya,” jelas Caroll tanpa menyebut detail siapa saja yang masuk radar evaluasi.

Ketika disinggung soal lingkup pejabat yang akan digeser, ia hanya memberi sinyal singkat: “Eselon II sampai lurah bisa saja. Prinsipnya, yang cocok ditempatkan sesuai kompetensi, yang tidak, akan kita geser.”

Caroll menutup perbincangan dengan nada optimis. “Kami ingin birokrasi yang solid, karena target kami bukan kecil, Tomohon maju, masyarakat sejahtera, dan pembangunan berkelanjutan. Itu semua butuh tim yang betul-betul siap kerja.” (sob)