TOMOHON-SM. Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH bersama Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G.A. Rumajar, SE, M.I.Kom menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Kehadiran pimpinan Pemerintah Kota Tomohon tersebut didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tomohon, antara lain Ketua DPRD Tomohon Ferdinand Mono Turang, S.Sos, Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, S.I.K., Kajari Tomohon Dr. Reinhard Tololiu, SH, MH, serta Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf. Bonaventura A.F.S.
Rakornas Tahun 2026 mengangkat tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045” dan dibuka serta dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kegiatan ini diisi dengan arahan Presiden serta pemaparan materi dari para Menteri dan pimpinan lembaga tinggi negara.

Sejumlah program strategis nasional menjadi fokus pembahasan, di antaranya kebijakan ekonomi, investasi dan energi, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, swasembada pangan, Kampung Nelayan Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis, serta peran Polri, Kejaksaan, TNI, dan KPK dalam mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden.
Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk menegaskan bahwa Rakornas menjadi forum yang sangat penting bagi para kepala daerah. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah memperoleh pemahaman yang lebih utuh terhadap arah kebijakan nasional.
“Rakornas ini memberikan arahan langsung dari Bapak Presiden sehingga kami dapat memahami secara menyeluruh program-program prioritas nasional. Hal ini sangat bermanfaat dalam menetapkan kebijakan dan program di daerah agar tetap selaras dengan kebijakan nasional,” ujar Wali Kota.
Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G.A. Rumajar menekankan pentingnya sinergi antarlembaga pemerintahan. Menurutnya, keberhasilan program pembangunan sangat bergantung pada kerja sama yang solid antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, serta Forkopimda di daerah.
“Melalui Rakornas ini kami semakin memahami bahwa sinergitas pusat dan daerah adalah kunci agar seluruh program, baik nasional maupun daerah, dapat berjalan optimal demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Rakornas 2026 dihadiri oleh seluruh Menteri Kabinet Indonesia, Gubernur Bank Indonesia, pimpinan badan dan lembaga negara, Wakil Menteri, pejabat utama Mabes TNI dan Polri, para Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wali Kota beserta wakilnya, jajaran Forkopimda provinsi dan kabupaten/kota, serta Badan Pusat Statistik dari seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah merupakan kunci keberhasilan pembangunan nasional. Presiden menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dan wilayah, dengan pemerintah daerah sebagai ujung tombak pelaksanaan kebijakan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Pusat dan daerah harus berjalan dalam satu irama, satu visi, dan satu tujuan demi rakyat dan masa depan Indonesia,” tegas Presiden.
Rakornas juga menjadi ajang evaluasi kinerja tahun 2025 sekaligus penyusunan langkah strategis tahun 2026, dengan fokus pada ketahanan pangan dan energi, penguatan ekonomi inklusif, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. (sob)