TOMOHON-SM. Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2025, Seksi Pameran yang menaungi kegiatan Tourism, Tradition, Investment and Floriculture Expo terus mematangkan berbagai persiapan. Bertempat di Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian Daerah Kota Tomohon, dilangsungkan rapat koordinasi yang melibatkan seluruh personel seksi dan stakeholder terkait, Rabu, (16/7).
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tomohon selaku Koordinator Seksi Pameran, Ruddy Lengkong, SSTP, menyampaikan bahwa rapat ini menjadi bagian penting dalam menyelaraskan langkah teknis menuju pelaksanaan pameran yang akan berlangsung selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Agustus 2025 di kompleks GOR Babe Palar.
“Persiapan kami fokus pada kesiapan lokasi, baik indoor maupun outdoor. Kurang lebih akan tersedia 40 booth di dalam gedung dan 18 booth di area luar,” ujar Lengkong. Ia juga menambahkan bahwa selain pengaturan teknis lokasi, dibahas pula koordinasi pengamanan, pengaturan alur transportasi, serta agenda kegiatan yang akan digelar selama lima hari penuh.
Pameran ini akan dibuka untuk umum dan terbuka bagi berbagai kalangan, termasuk pelaku usaha bunga, UMKM di bidang kerajinan dan pangan olahan, sektor swasta, perbankan, serta instansi pemerintah daerah.
Rangkaian kegiatan pameran rencananya akan diisi dengan berbagai agenda menarik, di antaranya Lomba Seni Budaya seperti Kolintang dan Ma’zani, Pentas Seni Disabilitas, hingga Business Matching (bersifat tentatif). Selain itu, akan disiapkan pula panggung hiburan yang menghadirkan band lokal guna mewadahi eksplorasi bakat musik masyarakat Tomohon.
“Untuk menunjang daya tarik pengunjung, kami juga merancang area khusus kuliner, dengan prioritas pada kuliner khas daerah yang menjadi identitas budaya Tomohon,” tambah Ruddy Lengkong.
Melalui kegiatan ini, diharapkan TIFF 2025 tidak hanya menjadi ajang promosi pariwisata, namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui partisipasi aktif pelaku usaha dan masyarakat. (sob)