Pentahbisan Gereja St. Fransiskus Xaverius Ikarat, Uskup Manado: “Gereja Ini Tanda Iman Umat”

BOLMONG-SM. Suasana penuh syukur dan sukacita menyelimuti umat Katolik di Desa Ikarat, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow. Pada Rabu, 27/8, Gereja Katolik Stasi St. Fransiskus Xaverius resmi ditahbiskan dan diberkati oleh Uskup Manado, Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, M.S.C., bersama para imam, umat stasi, dan undangan yang hadir.

Prosesi pentahbisan berlangsung khidmat, menandai perjalanan panjang umat dalam membangun rumah doa dengan semangat kebersamaan dan pengorbanan. Meski yang dilakukan hari ini hanya pemberkatan gedung gereja, umat tetap antusias karena akan dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi Sakramen Krisma di Gereja Paroki Bunda Hati Kudus, Pinonobatuan Barat, Dumoga.

Uskup menegaskan bahwa sebuah gereja tidak hanya dimaknai sebagai bangunan fisik, tetapi juga tanda iman umat yang hidup.

“Gereja ini adalah rumah Allah, rumah doa, tempat kita semua berkumpul untuk berjumpa dengan Tuhan dalam doa, dalam Sabda, dan dalam Sakramen. Gereja ini bukan hanya bangunan dari batu dan kayu, tetapi juga lambang iman umat di tempat ini,” ujar Mgr. Rolly Untu.

Ia juga mengajak umat untuk terus merawat iman yang terwujud melalui kehadiran gereja ini.

“Hari ini bukan hanya berkat bagi gedung gereja, tetapi juga berkat bagi kita semua yang adalah umat Allah, Tubuh Kristus yang hidup. Marilah kita rawat dan hidupkan rumah Tuhan ini, sehingga tidak hanya indah bangunannya, tetapi juga indah iman dan kasih di dalam hati kita,” tambahnya.

Pentahbisan kemudian ditutup dengan doa syukur dan dilanjutkan dengan acara ramah tamah bersama umat Stasi St. Fransiskus Xaverius dan para undangan. Suasana penuh keakraban dan kegembiraan menjadi wujud nyata rasa syukur atas rahmat besar yang diterima umat Katolik di Dumoga. (sob)