Hardiknas 2026 di Tomohon Jadi Momentum Inovasi, Pemkot Luncurkan Kurikulum Panas Bumi dan Dikbud Expo

TOMOHON-SM. Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Tomohon tidak hanya diisi dengan pelaksanaan upacara, tetapi juga menjadi momentum peluncuran sejumlah program strategis di bidang pendidikan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (5/5/2026) dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, lembaga pendidikan, serta mitra pembangunan.

Dalam rangkaian kegiatan Hardiknas, Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Edwin Roring, bersama para undangan secara resmi meluncurkan program penyusunan kurikulum muatan lokal panas bumi yang dikembangkan melalui kerja sama antara Pemerintah Kota Tomohon dan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong.

Selain itu, Pemerintah Kota Tomohon juga meluncurkan Dikbud Expo 2026 yang ditandai dengan pemukulan tetengkoren sebagai simbol dimulainya kegiatan.

Edwin Roring mengatakan, pengembangan kurikulum berbasis potensi daerah merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

“Pendidikan harus mampu menyesuaikan dengan potensi daerah dan kebutuhan masa depan. Kurikulum muatan lokal panas bumi ini menjadi bagian dari upaya itu,” ujar Roring.

Menurutnya, keberadaan sumber daya panas bumi yang menjadi salah satu potensi unggulan Tomohon dapat dijadikan bagian dari pembelajaran kontekstual bagi peserta didik, sehingga mereka lebih mengenal dan memahami kekayaan daerahnya sejak dini.

Pada kesempatan yang sama, Roring juga menyampaikan bahwa Dikbud Expo 2026 menjadi ruang bagi satuan pendidikan untuk menampilkan berbagai inovasi, kreativitas, serta capaian di bidang pendidikan dan kebudayaan.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk mendorong kreativitas serta memperkuat kolaborasi antar pelaku pendidikan di Kota Tomohon,” katanya.

Peluncuran kedua program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tomohon dalam mendorong sistem pendidikan yang adaptif, kontekstual, dan berbasis potensi lokal.

Kegiatan Hardiknas 2026 turut dihadiri Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang, Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Darmawan Hutabarat, serta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan lainnya.

Hadir pula Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Sulut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tomohon, perwakilan PT PGE Lahendong, unsur TNI, Kejaksaan, BIN, serta para kepala sekolah, guru, dan siswa tingkat SD maupun SMP se-Kota Tomohon.

Melalui peluncuran kurikulum muatan lokal panas bumi dan Dikbud Expo 2026, Pemerintah Kota Tomohon berharap dunia pendidikan semakin mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan potensi dan karakteristik daerah yang menjadi kekuatan lokal. (sob)