Sangihe,SMC– Sederet Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sangihe telah melakukan seleksi dan pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sangihe.
Beberapa wajah baru dalam dunia Caleg bermunculan mewakili kaum milenial ikut mencalonkan diri bersaing dengan tokoh politik lainnya yang sudah senior untuk memperebutkan kursi nyaman di Gedung Rakyat Tampungang Lawo pada Pemilihan Legislatif (Pileg).
Merasa terpanggil, salah satu Caleg muda asal Manganitu Marfein Hontong,SH yang diusung oleh partai Golongan Karya (Golkar) akan bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) satu yang meliputi wilayah Kecamatan Tahuna, Tahuna Timur, Tahuna Barat, dan Kecamatan Manganitu.
Walaupun masuk dalam Dapil Berbahaya, Marfein ketika berbincang dengan awal media menyatakan telah mempersiapkan diri untuk tetap bertarung pada Pileg mendatang.
”Keterpanggilan untuk mengikuti Pileg tentunya tidak lepas dari dorongan orang tua, keluarga dan kerabat dekat. Sejauh ini saya merasa terbatas membantu masyarakat karena hanya dalam konteks antara pedagang dan pembeli, maka dari itu dikesempatan pileg kali ini saya berniat ingin membantu secara pribadi dengan menjadi penghubung setiap aspirasi yang dikeluhkan masyarakat kepada pemerintah dan lembaga DPRD”, ungkap Koko Pein panggilan akrabnya, Selasa (23/5).
Menurut Pria 32 Tahun itu, pada pileg tahun 2019 memang dirinya sudah pernah diminta untuk bergabung dalam dunia politik, tapi ketika itu dirinya masih merasa sangat muda dan belum mempersiapkan diri.
”Kalau untuk saat ini meski pemula, saya rasa sudah cukup siap dan harus siap untuk memasuki dunia politik agar dapat membantu masyarakat. Urusan nantinya terpilih ataupun tidak terpilih menjadi anggota DPRD, saya serahkan semuanya kepada Yang Maha Kuasa”, jelas marfein.
Berkaitan dengan alasannya memilih partai Golkar untuk melangkah ke DPRD Sangihe, Marfein mengungkapkan yang utama adalah hubungan baik yang sudah tercipta selama ini.
”Memang sebelumnya ada tawaran atau ajakan dari partai lain, namun saya tetap memilih menjaga hubungan baik yang sudah lama terjalin dari orang tua dengan ketua dan juga pengurus partai Golkar Sangihe”, Tukasnya.
Disentil mengenai apa yang akan dilakukan jika nanti terpilih menjadi anggota DPRD Sangihe, Pria yang juga merupakan jebolan Gorela Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Manado ini mengatakan dirinya tidak ada konsep “berjanji” kepada rakyat, namun mengawal setiap aspirasi dan keluhan warga pastinya sangat perlu dilakukan.
”Apalagi sebagai warga Manganitu, sudah berapa periode ini saya melihat tidak ada perwakilan figur asal manganitu yang duduk di DPRD untuk menyuarakan kepentingan rakyat, sehingga dukugan dan kepercayaan warga sangat diharapkan untuk menjadi wakil rakyat yang baik”, tutup Hontong.
(R i j a n i )