Buka Raker TP-PKK, Dekranasda, dan Posyandu Sulut, Gubernur Yulius Tegaskan Peran Strategis untuk Ekonomi, Kesehatan, dan Pariwisata

MANADO-SM. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, resmi membuka Rapat Kerja Tim Penggerak PKK, Dekranasda, dan Posyandu Sulawesi Utara yang digelar di Hotel Luwansa Manado, Selasa (18/11). Raker diawali dengan laporan Ketua TP-PKK, Dekranasda dan Posyandu Sulut, Ibu Anik Yulius Selvanus, yang menegaskan kesiapan organisasi dalam memperkuat sinergi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus mengajak seluruh peserta untuk mengucap syukur atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan Tuhan, sehingga pertemuan strategis ini dapat terselenggara. Ia menegaskan pentingnya TP-PKK, Dekranasda, dan Posyandu untuk tetap menjalankan tugas pokok dan fungsi sesuai mandat masing-masing, seraya memastikan program-program organisasi sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi serta pemerintah kabupaten/kota.

“Seluruh OPD hadir hari ini sebagai bentuk dukungan penuh terhadap karya dan gerak nyata PKK, Dekranasda, dan Posyandu. Inilah wujud kolaborasi yang harus terus kita pelihara,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menekankan bahwa ketiga organisasi ini memegang peran vital sebagai penggerak ekonomi dan kesehatan masyarakat.
“PKK berperan memperkuat fondasi kesejahteraan keluarga melalui edukasi, pemberdayaan, dan pembinaan sosial,
Dekranasda menjadi ujung tombak pelestarian sekaligus pengembangan kerajinan daerah, yang memberi dampak langsung pada peningkatan pendapatan pelaku UMKM dan Posyandu menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan dasar, terutama bagi ibu dan anak, sekaligus indikator penting kualitas pembangunan manusia” terangnya.

Gubernur menambahkan sebuah perspektif penting, pariwisata Sulawesi Utara tidak dapat berkembang maksimal tanpa dukungan tiga organisasi ini. Menurutnya, keberhasilan sektor pariwisata bukan hanya soal destinasi, tetapi juga kualitas masyarakat dan produk lokal.

“Ketika PKK memperkuat ketahanan keluarga, Dekranasda mengembangkan produk budaya yang menjadi daya tarik wisata, dan Posyandu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, maka ketiganya sesungguhnya sedang membangun pondasi pariwisata daerah. Wisatawan datang bukan hanya melihat alam, tetapi merasakan kualitas pelayanan, budaya, dan manusia di dalamnya,” tutur Gubernur.

Ia menegaskan bahwa kemajuan pariwisata Sulut harus ditopang oleh masyarakat yang sehat, kreatif, dan berdaya. Karena itu, peran ketiga organisasi ini sangat strategis bagi pembangunan jangka panjang.

Hadir dalam pembukaan raker tersebut Ketua TP-PKK, Dekranasda dan Posyandu Sulut, Ibu Anik Yulius Selvanus, Sekretaris Ibu Merry Elisabeth Kalalo, Asisten I Pemprov Sulut Denny Mangala, M.Si, para kepala OPD, serta seluruh pengurus TP-PKK, Dekranasda, dan Posyandu se-Sulawesi Utara

Dengan dibukanya raker ini, pemerintah berharap sinergi program semakin menguat, arah gerak organisasi semakin terarah, dan dampaknya semakin nyata bagi keluarga, UMKM, serta kesehatan masyarakat di seluruh wilayah Sulut. (jem)