TOMOHON-SM — Legio Christi Unit Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen mengisi masa persiapan Pekan Suci dengan karya pelayanan nyata melalui kegiatan penanaman tanaman kopi di kebun Biara Karmel Kakaskasen, Senin (30/3/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan umat terhadap pengembangan kebun komunitas para suster Karmel, sekaligus menjadi wujud keterlibatan nyata Legio Christi dalam pelayanan Gereja melalui kerja bersama yang sederhana namun bermakna.
Lahan yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai kebun sayur kini mulai dialihkan menjadi kebun kopi sebagai bagian dari pengembangan kemandirian komunitas biara. Dalam kegiatan tersebut, para anggota Legio Christi tidak hanya membantu proses penanaman, tetapi juga menyatakan komitmen untuk turut merawat kebun kopi tersebut secara berkelanjutan bersama komunitas biara.
Keterlibatan ini menjadi bagian dari semangat pelayanan umat dalam menghidupi masa tobat dan persiapan menuju Paskah melalui tindakan nyata, bukan hanya dalam doa dan perayaan liturgi, tetapi juga melalui kerja bersama yang menghadirkan nilai persaudaraan dan solidaritas.
Selain keterlibatan dalam karya pelayanan sosial, Legio Christi Unit Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen juga menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam pelayanan liturgi sepanjang rangkaian Pekan Suci, mulai dari Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, Vigili Paskah, hingga Hari Raya Paskah.

Koordinator Legio Christi Unit Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen, Feky Kosmas Rumondor, mengatakan keterlibatan dalam pelayanan sederhana merupakan bagian penting dari kehidupan beriman umat yang perlu terus dipelihara dalam kehidupan menggereja.
“Menjadi bagian dari komunitas yang lebih banyak bekerja daripada berbicara, terlebih dalam karya pelayanan kasih yang sederhana, merupakan kesempatan yang sangat berharga dan patut disyukuri. Karena itu setiap momen pelayanan, terlebih dalam Pekan Suci ini, kami jalani dengan penuh sukacita,” ujarnya.
Feky Rumondor yang juga merupakan anggota DPRD Kota Tomohon menambahkan bahwa semangat kebersamaan dalam pelayanan Gereja menjadi kekuatan penting dalam membangun kehidupan umat yang semakin solid dan berdaya.
“Kami bersyukur boleh ambil bagian, bukan hanya hadir, tetapi juga terlibat nyata dalam kehidupan menggereja. Semangat pelayanan seperti ini kiranya terus bertumbuh dan menjadi inspirasi bagi umat untuk ambil bagian dalam karya-karya Gereja,”tandasnya.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan pelayanan sosial dan liturgi selama Pekan Suci, Legio Christi berharap semangat kebersamaan umat terus bertumbuh dan menjadi tanda kesetiaan dalam menghidupi iman menuju perayaan Paskah, sekaligus memperkuat peran umat dalam kehidupan Gereja di tengah masyarakat. (sob)