Catatan Akhir Tahun
Oleh : Jemmy Mokoagouw
Menutup tahun ini, Kota Tomohon mencatat berbagai dinamika pembangunan yang patut dicermati secara jernih dan objektif. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Caroll Senduk, S.H. dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar, M.I.Kom., roda pemerintahan berjalan dengan satu benang merah yang konsisten, menjaga stabilitas, memperkuat pelayanan publik, dan mendorong pembangunan yang berpihak pada masyarakat.
Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kota Tomohon menunjukkan upaya serius dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan. Penguatan disiplin aparatur, serta peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi perhatian utama. Meski tidak selalu tampak secara kasat mata, langkah-langkah ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan jangka panjang.
Di sektor pembangunan fisik dan infrastruktur, pemerintah kota terus melakukan pembenahan secara bertahap. Perbaikan jalan lingkungan, penataan kawasan permukiman, serta peningkatan sarana pendukung pelayanan dasar menunjukkan komitmen untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
Pembangunan tidak lagi sekadar berorientasi pada simbol, tetapi diarahkan pada fungsi dan manfaat.
Sektor ekonomi lokal juga menjadi perhatian penting. Pemerintah Kota Tomohon berupaya menjaga denyut ekonomi masyarakat, khususnya UMKM dan pelaku ekonomi kreatif. Berbagai kegiatan promosi, pendampingan usaha, hingga pemanfaatan event-event daerah menjadi ruang bagi masyarakat untuk bertahan dan tumbuh di tengah tantangan ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Tomohon sebagai kota pendidikan dan pariwisata tetap berupaya mempertahankan identitasnya. Dukungan terhadap dunia pendidikan, pembinaan generasi muda, serta penguatan citra Tomohon sebagai kota yang aman, toleran, dan terbuka terus digaungkan. Nilai-nilai kebersamaan dan keberagaman menjadi modal sosial yang dijaga dalam setiap kebijakan.
Dalam bidang sosial kemasyarakatan, perhatian terhadap kelompok rentan, kegiatan keagamaan, serta penguatan kehidupan bermasyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Pemerintah hadir dalam berbagai momentum sosial, bukan hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai mitra masyarakat.
Tentu, perjalanan pembangunan tidak lepas dari kritik dan harapan. Masih ada pekerjaan rumah yang menanti, masih ada sektor yang perlu dipacu lebih kuat, dan masih ada aspirasi masyarakat yang harus terus didengar. Namun, sepanjang tahun ini, arah pembangunan Kota Tomohon menunjukkan kesinambungan dan niat yang jelas untuk terus bergerak maju.
Catatan akhir tahun ini bukan sekadar daftar capaian, melainkan refleksi bersama bahwa pembangunan adalah proses. Di bawah kepemimpinan Caroll Senduk dan Sendy Rumajar, Kota Tomohon sedang berjalan, bertahap namun pasti, menuju kota yang lebih tertata, melayani, dan memberi ruang bagi seluruh warganya untuk tumbuh bersama.
Menatap tahun yang akan datang, harapan masyarakat sederhana namun bermakna, agar pembangunan terus berpijak pada kepentingan rakyat, dijalankan dengan kejujuran, dan diarahkan untuk kesejahteraan bersama. Tomohon masih berproses, dan proses itulah yang kini sedang dijaga.