PUPR Tomohon Buka Pekerjaan 2025 dengan Doa Syukur, Royke Ingatkan Jaga Mutu

TOMOHON-SM. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tomohon memilih langkah berbeda untuk membuka deretan proyek fisik tahun anggaran 2025. Bukan dengan seremoni kaku, tapi lewat ibadah syukur sederhana yang digelar di kantor dinas, Selasa (2/9).

Suasana teduh menyelimuti ruangan. Doa dipimpin oleh Pdt. Smita Goni Manoppo, S.Th, yang mengajak seluruh aparatur untuk mengandalkan Tuhan dalam setiap tugas. Bukan sekadar ritual, tapi pengingat bahwa kerja pembangunan juga soal hati, tanggung jawab, dan integritas.

Kepala Dinas PUPR, Royke Tangkawarow, tampil dengan pesan yang lugas. Ia menekankan pentingnya menjaga mutu dan volume setiap pekerjaan. “Kita tidak hanya bicara bangunan berdiri, tapi kualitas yang benar-benar bisa dirasakan masyarakat. Profesional, tepat waktu, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Royke juga mengingatkan jajarannya agar tak keluar jalur dari aturan yang berlaku. Semua harus sinkron dengan visi-misi Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar: pemerintahan bersih, hasil kerja nyata, dan pelayanan publik yang bisa dipertanggungjawabkan.

Momentum ibadah syukur ini tak sekadar formalitas. Ia jadi ruang mempererat kebersamaan pejabat struktural, kepala bidang, PPK, hingga staf. Ada komitmen yang mengikat: setiap proyek harus jadi berkat, bukan sekadar catatan anggaran.

Dengan begitu, 2025 bukan hanya soal pembangunan infrastruktur di Tomohon, tapi juga soal bagaimana pemerintah hadir dengan cara yang lebih tulus dan bermanfaat bagi warganya. (sob)