Sangihe, SMC – Beras SPHP yang saat ini tengah banyak dicari dan dibeli oleh masyarakat dimana harganya yang terbilang sangat terjangkau namun kualitasnya sendiri tidak kalah dengan beras premium yang mematok harga lebih mahal.
Beras SPHP sendiri menurut Kepala Bulog Cabang Tahuna Ritno, SH stoknya masih berkisar di 906 ton tentu saja dibagi untuk wilayah penyaluran tiga Kabupaten Sangihe, Sitaro dan Talaud.
”Stok beras SPHP dikantor cabang Tahuna sampai pada hari ini kurang lebih berjumlah 906 ton yang akan dibagi untuk 3 wilayah penyaluran Kabupaten Sangihe, Sitaro dan Talaud” Ungkap Ritno, Selasa (10/10).
Kepala Bulog Cabang Tahuna sendiri mengungkapkan bahwa beras SPHP ini harus bisa dinikmati dikonsumen akhir dengan harga Rp. 10.900 per kilo gram.
beras SPHP sendiri menjadi tulang punggung dimana lonjakan harga beras saat ini sangat signifikan.
Ketika disentil soal harga jual beras SPHP yang berbeda- beda di pasar saat ini, Ritno sendiri angkat bicara agar supaya masyarakat baiknya membeli beras SPHP pada Outleet resmi.
“Kami menghimbau bagi masyarakat agar supaya membeli beras SPHP di Outleet resmi, ditandai dengan spanduk beserta harga paling tinggi Rp. 10.900.-“ Ujar Ritno.
Dirinya juga menambahkan jika ditemui atau kedapatan riteler atau outleet yang menjual beras SPHP dengan harga lebih tinggi dari harga yang seharusnya maka tak segan- segan ijin usaha dari outleet tersebut dicabut dan tidak akan lagi mendapat pelayanan dari bulog cabang tahuna.
”Jika ditemui atau kedapatan riteler atau outleet resmi menjual beras SPHP dengan harga yang lebih tinggi maka kami tidak segan- segan akan menegur serta mencabut ijin usaha” tegas Kepala Bulog Cabang Tahuna.
(Rijani)