Setahun Kepemimpinan CS–SR, Kota Tomohon Catat Deretan Capaian Pembangunan dan Pelayanan Publik

TOMOHON-SM. Genap satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon, pasangan Caroll Senduk–Sendy Rumajar (CS–SR), pada Jumat (20/2/2026), Pemerintah Kota Tomohon mencatat sejumlah capaian penting di berbagai sektor pembangunan.

Momentum satu tahun kepemimpinan tersebut disyukuri melalui ibadah bersama jajaran Pemerintah Kota Tomohon yang dilaksanakan pada Senin (23/2/2026) di GMIM “Inspirasi” Tomohon. Ibadah syukur berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan pelayanan pemerintahan selama satu tahun terakhir.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk bersama Wakil Wali Kota Sendy G.A. Rumajar tampak kompak dan menyampaikan rasa syukur atas kesehatan, hikmat, serta kebijaksanaan yang dianugerahkan dalam melayani masyarakat Kota Tomohon.

Selama satu tahun kepemimpinan, berbagai program prioritas telah dijalankan secara bertahap, mencakup penguatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, mutu pendidikan, layanan kesehatan, serta pengembangan ekonomi lokal.

Secara makro, pertumbuhan ekonomi Kota Tomohon pada tahun 2025 tercatat sebesar 5,61 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 80,65 persen dan menempatkan Tomohon pada peringkat kedua tertinggi di Provinsi Sulawesi Utara. Pada sektor kesehatan, angka harapan hidup meningkat menjadi 73,5 tahun.

Di bidang penanganan stunting, Kota Tomohon meraih penghargaan Best Performance sebagai terbaik pertama tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Selain itu, persentase penduduk miskin berhasil ditekan hingga turun 4,48 persen, menjadi capaian penurunan tertinggi di Sulawesi Utara.

Prestasi juga diraih di bidang Keluarga Berencana dengan predikat Juara I Kampung KB Berkualitas Nasional kategori kota. Pada sektor reformasi birokrasi, indeks reformasi birokrasi Kota Tomohon mencapai 72,22 persen. Pemerintah Kota Tomohon juga kembali mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.

Dalam pelayanan publik, Kota Tomohon meraih peringkat terbaik satu pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil se-Sulawesi Utara dengan nilai 98,19 persen, memperoleh opini kualitas tertinggi dari Ombudsman RI, serta ditetapkan sebagai pemerintah kota terbaik dalam transformasi digital di Sulawesi Utara.

Bidang pendidikan turut mencatat prestasi dengan diraihnya empat Anugerah Mapalus Pendidikan Sulut, masing-masing untuk pemanfaatan Platform Rapor Pendidikan, progres sinkronisasi Dapodik, Tim Penjamin Mutu Pendidikan Daerah, serta implementasi SPMD 2025, seluruhnya terbaik di tingkat provinsi.

Selain itu, Wali Kota Tomohon terpilih sebagai Presiden CityNet NCI periode 2025–2029. Kota Tomohon juga meraih penghargaan Most Prosperity City pada ajang The Wonderful Indonesia Cities Impact Award 2025. Di tingkat nasional, perwakilan SMA Lentera Harapan Tomohon dipercaya sebagai pembawa baki pada Upacara HUT ke-80 Republik Indonesia tahun 2025.

Atas berbagai capaian tersebut, Wali Kota Caroll Senduk menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan kepercayaan, dukungan, dan kerja sama selama satu tahun kepemimpinan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, insan pers, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam mendorong kemajuan Kota Tomohon.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sendy Rumajar menyampaikan harapan agar Kota Tomohon terus bertumbuh menjadi kota yang maju, berdaya saing, dan sejahtera, dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin dirasakan masyarakat, ruang berkembang bagi generasi muda, serta terjaganya nilai kebersamaan, toleransi, dan gotong royong.

Keduanya menegaskan komitmen untuk terus bekerja bersama hingga akhir masa jabatan demi mewujudkan Kota Tomohon yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Ibadah syukur dipimpin oleh Evert Tangel. Acara tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Tomohon Jeand’Arc Senduk-Karundeng, Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang, jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, anggota DPRD, lurah dan perangkat kelurahan, kepala sekolah, guru, serta seluruh ASN Pemerintah Kota Tomohon. (sob)