Sukses Digelar, Sinode GMIM Jadi Penyelamat Pelaksanaan Konas XVIII FK-P/KB PGI 2025

TOMOHON-SM. Konsultasi Nasional (Konas) XVIII Forum Komunikasi Pria Kaum Bapa (FK-P/KB) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) tahun 2025 resmi berakhir. Penutupan ditandai dengan pemukulan tetengkoren oleh Ketua Panitia Caroll Joram Azarias Senduk, SH, bersama Sekretaris Umum FK PKB PGI Pnt.Michael Roring S.E, Sekum Sinode GMIM Pdt. Dr. Evert Tangel, dan dari unsur Muspida Tomohon Reinhard Tololiu, Kajari Tomohon.

Sebelumnya, Ibadah Penutupan yang berlangsung penuh khidmat dipimpin oleh Sekretaris Umum BPMS GMIM, Pdt. Dr. Evert A.A. Tangel, S.Th., M.Pd.K.

Wali Kota Tomohon sekaligus Ketua Umum Panitia, Caroll Senduk, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Konas XVIII di Kota Tomohon.
“Kegiatan ini boleh terlaksana atas perkenanan Tuhan. Kami bersyukur, karena melalui momentum ini kita semakin dipersatukan dalam pelayanan, persaudaraan, dan kebersamaan dalam iman,” ungkap Senduk.

Kepada seluruh peserta dari berbagai sinode di Indonesia, Senduk menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas partisipasi serta kebersamaan selama kegiatan.
“Terima kasih banyak atas kedatangannya di Kota Tomohon. Sampai jumpa lagi di Raja Ampat tahun 2026,” ujar Pnt. Senduk menutup sambutannya.

Sekretaris Umum FK-PKB PGI, Pnt. Michael Roring, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Konas 2025 tak lepas dari peran Sinode GMIM. Ia menjelaskan, sejumlah daerah yang semula sudah menyatakan diri siap menjadi tuan rumah, pada akhirnya justru mengundurkan diri ketika hari pelaksanaan semakin dekat.

“Di saat situasi itu, lewat peran dari Pak Olly Dondokambey, akhirnya Sinode GMIM bersedia menjadi tuan rumah dan menyelamatkan pelaksanaan Konas XVIII. Kami sangat berterima kasih, khususnya kepada Ketua Umum Panitia, Pnt. Caroll Senduk, serta seluruh jajaran panitia yang bekerja keras menyukseskan kegiatan ini,” tutur Roring.

Sebagaimana diputuskan, pelaksanaan Konas XIX FK-PKB PGI tahun 2026 mendatang akan berlangsung di Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Dengan berakhirnya Konas XVIII, Tomohon menorehkan catatan manis sebagai tuan rumah yang sukses. Kehangatan, keramahan, dan suasana penuh persaudaraan selama kegiatan menjadi kesan mendalam bagi para peserta yang hadir dari berbagai daerah, sekaligus mempertegas peran Kota Bunga sebagai pusat kegiatan gerejawi berskala nasional. (sob)