TOMOHON-SM. Pemerintah Kota Tomohon menyambut kedatangan rombongan wisatawan asal Republik Korea (Korea Selatan) dalam sebuah seremoni resmi yang digelar di Anugerah Hall Tomohon, Selasa (16/12.)
Rombongan wisatawan yang dipimpin Tour Leader Pil Yeo Jang tersebut turut membawa kelompok musik dan tarian tradisional Korea, menghadirkan nuansa pertukaran budaya yang kental sejak langkah pertama mereka menjejakkan kaki di Kota Bunga.
Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H., secara langsung menyampaikan sambutan hangat kepada para tamu mancanegara itu. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar agenda wisata, melainkan bagian dari diplomasi budaya dan kepercayaan dunia internasional terhadap Tomohon sebagai destinasi yang aman, ramah, dan berkarakter.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon, kami menyambut kunjungan ini dengan penuh sukacita. Ini merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan, karena Tomohon kembali menjadi pilihan dalam agenda wisata internasional,” ujar Wali Kota.
Lebih dari seremoni penyambutan, kunjungan ini dinilai memiliki bobot strategis bagi pengembangan sektor pariwisata daerah. Pemerintah Kota Tomohon melihat momentum tersebut sebagai pengungkit promosi destinasi, sekaligus pintu masuk bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan perluasan jejaring global.
Dalam konteks itu, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) yang dinilai konsisten memainkan peran kunci sebagai penghubung antara pemerintah daerah dan pasar wisata internasional.
“Kolaborasi lintas sektor, terutama dengan pelaku industri pariwisata, adalah fondasi penting dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing,” katanya.
Caroll Senduk memaparkan bahwa Tomohon memiliki keunggulan komparatif yang kuat, mulai dari bentang alam pegunungan yang sejuk, atmosfer kota yang religius dan toleran, hingga kekayaan budaya dan kuliner yang autentik. Seluruh potensi itu diharapkan dapat memberi pengalaman berkesan bagi wisatawan Korea Selatan selama berada di Tomohon.
Ia juga menekankan bahwa arus wisatawan mancanegara membawa efek berganda (multiplier effect), mulai dari peningkatan okupansi, tumbuhnya pelaku UMKM, hingga terbukanya peluang kerja sama di sektor ekonomi kreatif.
“Kami berharap kunjungan ini menjadi awal dari hubungan yang berkelanjutan, bukan perjumpaan sesaat. Tomohon terbuka untuk kerja sama jangka panjang dengan pelaku pariwisata dan wisatawan dari Korea Selatan” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota secara khusus mengundang rombongan wisatawan dan ASITA untuk kembali hadir pada perhelatan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus 2026.
TIFF disebut sebagai etalase utama pariwisata Tomohon di tingkat global, yang memadukan parade bunga, seni budaya, dan kreativitas lokal dalam satu panggung internasional.
“Kehadiran wisatawan mancanegara pada TIFF 2026 akan semakin memperkuat branding Tomohon sebagai destinasi pariwisata dunia, sekaligus mempererat persahabatan antarbangsa,” tutur Caroll.
Menutup rangkaian kegiatan, Wali Kota menyampaikan harapan agar seluruh rombongan wisatawan dapat menikmati setiap sudut Kota Tomohon dan membawa pulang kesan positif yang kelak diceritakan kembali di negeri asal mereka.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Daerah Kota Tomohon Judisthira Siwu, S.E., M.Si., jajaran Pemerintah Kota Tomohon, Ketua ASITA Provinsi Sulawesi Utara Moudy Paat, S.Pd., bersama pengurus ASITA Sulut, serta rombongan wisatawan dan seniman budaya dari Republik Korea. (sob)