swaramedia.com – Di tengah hangatnya pertemuan para pemimpin kota se-Asia Tenggara dalam ASEAN Sustainable Urbanisation Forum (ASUF) 2025, Walikota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH bersama Ketua DPRD Ferdinand Mono Turang, S.Sos membawa misi khusus, menggaungkan pariwisata dan potensi florikultura Kota Bunga ke panggung internasional.
Momentum penting itu terjadi pada Rabu, 13 Agustus 2025, ketika keduanya bertemu secara informal dengan City Councilor Baguio City, ATTY. Elmer O. Datun. Dari perbincangan santai di sela forum, lahir sebuah kesepahaman yang berpotensi mengubah peta kerja sama antar kota di kawasan ini. Baguio menyatakan siap menjalin hubungan Sister City dengan Tomohon.
Baguio, kota pegunungan di Filipina yang tersohor lewat Baguio Flower Festival atau Panagbenga Festival, memiliki kemiripan yang mencolok dengan Tomohon International Flower Festival (TIFF). Keduanya sama-sama menjadikan bunga sebagai simbol identitas dan daya tarik utama, sekaligus mengembangkan industri florikultura sebagai sektor unggulan.
“Pertemuan ini adalah awal untuk kita mewujudkan Sister City. Ini adalah bentuk kerja sama G to G bidang pariwisata dan industri florikultura,” ujar Wali Kota Caroll Senduk dengan optimisme.

Jika kesepakatan ini terealisasi, bukan hanya festival bunga yang akan menjadi titik temu, tetapi juga peluang pertukaran budaya, peningkatan kapasitas industri kreatif, dan kerja sama strategis di sektor pariwisata berkelanjutan. Tomohon pun semakin memantapkan langkahnya sebagai Kota Bunga berkelas dunia. (sob)